cara membuat daftar pustaka

3 Cara Membuat Daftar Pustaka dengan Benar

Pastinya kamu pernah mendengar tentang daftar pustaka? Terutama bagi Anda para mahasiswa yang sedang menjalani masa perkuliahan dengan tugas menumpuk, tentu daftar pustaka adalah hal yang sangat wajib. 

Lantas bagaimana cara membuat daftar pustaka dengan baik dan benar? Mari simak ulasan berikut ini.

Pengertian Daftar Pustaka

Daftar pustaka atau yang dikenal juga dengan nama bibliografi merupakan daftar buku atau karangan lain yang menjadi sumber rujukan dari sebuah karya tulis ilmiah seperti jurnal, skrisi, thesis, dll. Secara umum, daftar pustaka akan berfungsi sebagai rincian sumber yang sudah terpakai di dalam sebuah karya tulis. Dalam pemanfaatannya di ranah ilmiah, membuat daftar pustaka memang sudah menjadi hal wajib. Karena hal tersebut akan menghindarkan penulis karya ilmiah dari adanya temuan plagiasi atau pencurian produk intelektual.

Daftar pustaka akan memiliki cakupan dari berbagai sumber yang digunakan penulis karya ilmiah. Semua referensi mulai dari teori maupun penulisan riset terdahulu terkait suatu topik tertentu akan tercantum pada daftar pustaka. Daftar pustaka wajib tercantum sebagai bentuk pertanggungjawaban dari penulis terhadap dukungan referensi yang sudah digunakan.

Pentingnya daftar pustaka, muncullah cara membuat daftar pustaka berdasarkan format-format tertentu. Pastikan kamu mengikuti panduan ini agar tidak sembarangan.

Tujuan Penulisan Daftar Pustaka

Tujuan utama dari penulisan sebuah daftar pustaka adalah untuk menjadi sebuah pertanggungjawaban penulis atas dukungan sumber dari karya orang lain.

Secara umum, penulisan dari sebuah daftar pustaka akan bertujuan untuk menjadi tanda bahwa seorang atau sekelompok penulis ilmiah tersebut memang benar-benar telah mengambil beberapa informasi dari berbagai referensi terkait. Referensi-referensi ini sebenarnya memang bertujuan agar penulis mendapat ide pembanding, atau bisa juga berfungsi sebagai penambah untuk tulisan ilmiah yang ia buat. 

Daftar pustaka secara umum ditulis untuk memenuhi beberapa tujuan berikut.

  • Sebuah bentuk pertanggungjawaban penulis atas referensi yang sudah ia gunakan.
  • rujukan bagi pembaca dalam melakukan pencarian referensi lain yang serupa terkait tema penulisan karya ilmiah.
  • Memberi kredit atau penghargaan kepada penulis lain yang kita gunakan sebagai sumber acuan referensi

Cara Membuat Daftar Pustaka

Ada beberapa teknik yang bisa kita lakukan untuk menulis sebuah daftar pustaka. Berikut ini merupakan tiga cara jitu dalam menulis daftar pustaka secara baik dan benar. 

1. Daftar Pustaka Referensi Buku

Referensi dari buku bisa menjadi sebuah sumber utama yang umum digunakan di dalam penulisan daftar pustaka.

Untuk menulis sebuah daftar pustaka yang berasal dari sumber referensi buku, Anda bisa menulis beberapa aspek-aspek meliputi.

  • Nama penulis
  • Tahun terbit
  • Judul buku
  • Tempat atau lokasi penerbit
  • Nama penerbit

Setelah itu, Anda bisa mencocokkan dengan format dan ketentuan yang berlaku di kampus Anda. Umumnya, penulis akan menggunakan format daftar pustaka dengan gaya American Psychological Association (APA) seperti berikut ini.

  • Nama penulis. (tahun). Judul Buku. Tempat Terbit: Nama Penerbit

Anda bisa melihat contoh dari penulisan daftar pustaka referensi buku seperti berikut ini:

Ananta Noer, Pramoedya. (1980). Bumi Manusia. Yogyakarta: Hasta Mitra

2. Daftar Pustaka Referensi Jurnal

Jurnal ilmiah juga sering digunakan sebagai salah satu sumber utama dalam penulisan daftar pustaka.

Untuk penulisan daftar pustaka yang menggunakan referensi dari berbagai jurnal ilmiah, maka Anda bisa mengidentifikasi aspek-aspek penting yang terdapat di dalam suatu jurnal tersebut. 

  • Nama penulis
  • Tahun terbit dari jurnal ilmiah
  • Judul artikel atau jurnal yang Anda kutip
  • Nama Jurnal Ilmiah tersebut
  • Volume atau Edisi dari jurnal ilmiah (bila ada)
  • Halaman dari tempat artikel tersebut termuat
  • Digital Object Identifier (DOI)
  • Alamat situs dari jurnal

Contoh cara membuat daftar pustaka untuk ini seperti berikut.

Stark, John. et al. (2012). The Purpose of Reproduction. Journal of Nature, 24 (Vol.2), 12-19.

Charlie, D. (2002). Line of Ring Fire. Nursing Journal, 16 (49), 118-119. https://doi.org/10.1037/rev0000126

Baca juga: 10 Cara Membuat Skripsi yang Baik dan Benar, Bantu Mempercepat Kelulusan

3. Daftar Pustaka Referensi dari Internet

Sumber dari internet memang sering digunakan sebagai referensi dan dicantumkan di dalam daftar pustaka.

Selain dua sumber di atas, penulisan daftar pustaka juga sering menggunakan sumber referensi yang berasal dari internet. Umumnya, referensi tersebut akan berguna untuk berbagai macam sumber rujukan. Daftar pustaka dari internet biasanya merujuk pada berita atau berbagai macam artikel dari sebuah majalah daring. Adapun aspek-aspek yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut.

  • Nama penulis dari artikel
  • Tahun artikel tersebut terbit/rilis
  • Judul artikel 
  • Nama media atau platform tempat artikel ditulis
  • Tautan atau URL dari situs artikel yang diakses
  • Waktu Anda melakukan akses pada artikel tersebut (Tanggal, Bulan, Tahun, Jam)

Contohnya bisa Anda lihat pada daftar pustaka di bawah ini.

Stephen, Jim. 2020. “About the Physical Disaster in Ukraine”. http://rgheck.frege.org/ecological/aboutpgr.php. Diakses tanggal 20 Juni 2021, pukul 08.21 WIB

Pamungkas, Fauzi. 2009. “Pembantaian Samurai di Banda”. “Historia”. https://historia.id/kuno/articles/samurai-dalam-pembantaian-banda-PRyYg. Diakses tanggal 11 Juli 2011, pukul 21.05 WIB

Membuat Daftar Pustaka Otomatis

Setelah Anda memahami dengan sempurna mengenai tahap dan format dalam pembuatan daftar pustaka dengan baik, maka Anda juga bisa melakukan pembuatan daftar pustaka secara otomatis. Selain Anda mengetikkan sendiri satu persatu memang saat ini sudah banyak beberapa tools yang bisa membantu Anda dalam cara membuat daftar pustaka dengan otomatis.

Salah satunya adalah dengan menggunakan tools yang ada pada Microsoft Word, adapun caranya adalah sebagai berikut.

  1. Buka dokumen Anda pada Microsoft Word sesuai dengan yang akan Anda buat daftar pustakanya.
  2. Klik Menu “References” yang bisa Anda temukan pada bar menu.
  3. Klik opsi “Manage Sources” pada pilihan tersebut.
  4. Kemudian silahkan Anda Klik “New” pada halaman “Source Manager”.
  5. Setelah itu Anda tinggal mengetikkan sumber referensi pada jendela “Create Source”.
  6. Lalu Anda harus menyesuaikan sumber referensi pada “Type of Source”. Mulai dari buku, jurnal ilmiah, maupun yang lainnya.
  7. Isikan nama penulis dari buku atau sumber referensi pada kolom “Author”.
  8. Isikan nama judul pada kolom “Title”.
  9. Lengkapi pula semua informasi mulai dari tahun terbit, kota terbit, hingga nama penerbit.
  10. Klik “OK”.
  11. Kembali ke halaman “Source Manager”.
  12. Anda bisa melihat sumber referensi yang sudah ditulis sebagai daftar pustaka dan menambahkan sumber lainnya.

Macam-Macam Gaya Penulisan Daftar Pustaka

Daftar pustaka memang memiliki berbagai gaya penulisan, namun yang paling umum APA. Adapun beberapa gaya penulisan lain dari cara membuat daftar pustaka antara lain adalah sebagai berikut.

Penutup

Nah, itu tadi merupakan langkah-langkah praktis yang harus Anda pahami di dalam pembuatan sebuah daftar pustaka. Anda harus bisa menguasai cara membuat daftar pustaka yang baik dan benar sebagai seorang penulis karya ilmiah. Dengan begitu karya tulis Anda akan terbebas dari dugaan plagiasi dan peniruan karya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin menyelesaikan pembuatan daftar pustaka, selamat mencoba!