Cara Memulai Bisnis Muslim Wedding Organizer

Bisnis Muslim Wedding Organizer – Wedding? Pastinya merupakan kebutuhan manusia. Kebanyakan dari kita ingin menikah bukan? Manusia diberikan kehendak bebas untuk memiliki pasangan hidup dan berkeluarga. Setiap budaya dan kepercayaan memiliki tata cara sendiri untuk menikah.

Cara Memulai Bisnis Muslim Wedding Organizer

Biasanya, pernikahan menandakan suatu ikatan resmi antara dua orang (pria dan wanita tentunya), meskipun zaman juga menunjukkan adanya pernikahan sejenis yang dilegalkan, misalnya di Belgia. Pernikahan identik juga dengan pengumuman kepada kerabat dan orang sekitar, bahwa kedua orang yang menikah sudah menjadi pasangan yang legal.

Nah pernikahan ini biasanya dihadiri oleh banyak kerabat dari kedua belah pihak yang menikah. Karena itu, biasanya pernikahan identik dengan pesta yang mewah, hiasan yang megah, makanan yang lezat, acara yang besar dan pastinya memakan biaya yang tidak sedikit.

Akhir-akhir ini, bisnis penyedia layanan event weding organizer, khususnya muslim wedding organizer semakin populer di tengah masyarakat. Apa itu wedding organizer? dan bagai mana Cara Memulai Bisnis Muslim Wedding Organizer? Wedding organizer adalah penyediaan jasa perancangan acara pernikahan. Wedding organizer yang profesional membantu kliennya untuk mempersiapkan banyak hal, seperti :

  • Mempersiapkan alternatif konsep pernikahan (indoor, outdoor), tema pernikahan
  • Mempersiapkan tempat dan hiasan dekorasi yang diperlukan

Baca juga: Harga Sewa Tenda Per Meter

  • Memperkirakan budget yang dibutuhkan secara keseluruhan
  • Mempersiapakan catering (untuk makanan sewaktu acara), pakaian yang dibutuhkan pengantin, dan barang-barang yang dibutuhkan seperti sound-system, alat-alat musik, fotografer, dsb
  • Menjadi contact person dari calon pengantin untuk vendor (penyedia barang/jasa), mempersiapkan undangan
  • Memastikan acara berlangsung dengan lancar/mengkoordinir acara.

Lalu bagaimana dengan bisnis wedding organizer sendiri? Di Indonesia banyak wedding organizer yang sudah terkenal dan memulai bisnisnya sejak lama. Wedding organizer menyediakan alternatif pilihan tema untuk calon pengantin. Lalu bagaimana dengan pernikahan secara Muslim? Tentunya wedding organizer punya banyak pengalaman untuk mempersiapkan berbagai hal.

Pernikahan di dalam Islam sendiri memiliki adat yang harus diikuti oleh para Muslim yang ingin menikah. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan di dalam pernikahan secara Islam, berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah

  • Jaiz, artinya pernikahan bukanlah suatu keharusan
  • Sunnah, artinya seseorang memang bisa menikah dan mengatur kehidupan berumah-tangganya
  • Wajib, artinya kehidupan berumah-tangga wajib dipertanggung-jawabkan setelah pernikahan (memberi nafkah, mengurus suami dan anak)
  • Makruh, khusus yang tidak bisa memberikan nafkah
  • Haram, artinya ada hal-hal yang dilarang dilakukan oleh sepasang suami istri di dalam pernikahan, seperti kekerasan di dalam rumah tangga.

Untuk pernikahannya sendiri punya tata cara di dalam prosesinya (akad) :

  • Kedua belah pihak harus saling setuju untuk menikah
  • Adanya perijinan dari wali kedua belah pihak (biasanya orang tua/kerabat dekat), khususnya bagi wanita, karena Muslim menganggap pihak laki-laki lah yang meminang dan meminta izin dari keluara wanita
  • Mahar/mas kawin adalah harga yang harus dibayar pihak laki-laki/hak dari wanita, yang harus disimpan baik oleh pihak wanita.
  • Lalu ada khutbah dan ijab qabul, janji pernikahan.

Lalu apa saja yang harus dipersiapkan untuk pernikahan secara Islam? Tidak jauh berbeda dengan pernikahan pada umumnya, hal-hal seperti dekorasi, tempat, foto dan video, catering serta undangan.

Namun bagaimana jika kita ingin berbisnis Muslim Wedding Organizer (Wedding Organizer secara Muslim)?

  • Karena bisnis itu berbasis Muslim, perhatikan nilai-nilai yang diajarkan Al-Quran, seperti kejujuran, kecukupan, hindari penipuan. Seperti di dalam Al-Baqarah ayat 188: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan di antara kamu secara batil…”
  • Karena klien juga pasti seorang Muslim, persiapkan segala sesuatu dengan baik. Hal-hal seperti dekorasi, pakaian penganti harus sesuai sebagaimana layaknya seorang Muslim (pakaian yang pantas), tempat yang tidak menganggu ketertiban.
  • Cari vendor-vendor yang tepat, seperti catering syari (tentunya dengan menu makanan yang halal), juga untuk tempat-tempat seperti Masjid yang bisa memuat proses akad nikah.
  • Secara konsep dan kebutuhan hampir sama dengan wedding organizer yang non-muslim, jadi banyak-banyak bertanya dan mencari pengalaman dari wedding organizer yang sudah terkenal.
  • Mulai membuat kartu nama dan menyebarkan ke teman-teman dan kenalan terdekat.

Bagaimana? Semoga artikel bagaiaman Cara Memulai Bisnis Muslim Wedding Organizer untuk pemula bisa membantu. Salam sukses ! 

Baca juga: Penyebab Produk Tidak Laku Dijual