Cara Menjual Hasil Pertanian Agar Lebih Menguntungkan

Cara Menjual Hasil Pertanian – Pertanian merupakan salah satu bidang bisnis yang bisa dibilang paling menguntungkan. Hasil yang didapat bisa lebih banyak jika musim panennya di waktu yang tepat. Terlebih lagi bisnis pertanian juga tidak membutuhkan modal yang terlalu besar, namun dengan hasil yang memuaskan. Usaha pertanian ini sendiri memang umumnya dilakukan di pedesaan, tidak lain karena bidang tanah di pedesaan masih cukup luas. Tidak seperti perkotaan yang umumnya sudah dipenuhi dengan perumahan.

Kamu yang punya sebidang tanah dengan luas tertentu, bisa mencoba menjalankan bisnis pertanian ini. Ada banyak jenis peluang usaha pertanian yang cocok dijalankan dan menghasilkan untuk dengan cepat. Sudah menjalankan bisnis di bidang pertanian, tetapi tidak tahu cara menjual hasil pertanian tersebut? Tidak perlu bingung. Di bawah ini sudah dijelaskan secara lebih rinci beberapa cara untuk menjual hasil dari pertanian agar semakin menguntungkan.

Cara Menjual Hasil Pertanian Agar Lebih Menguntungkan


Cara Menjual Hasil Pertanian Agar Lebih Menguntungkan

Kamu yang mencari peluang usaha di desa, bisnis di bidang pertanian ini memang sangat cocok untuk dijalankan. Apalagi jika Kamu punya tanah yang cukup luas, bisa mencoba budidaya berbagai jenis tanaman pertanian kemudian dijual hasilnya. Beberapa petani justru terkadang merasa bingung untuk menjual hasil pertaniannya tersebut.

Setidaknya ada 5 metode atau cara menjual hasil pertanian agar mendapat keuntungan yang besar. Berikut ini beberapa metode menjual hasil tani tersebut, di antaranya:

1. Menjual Langsung ke Tengkulak

Cara yang pertama untuk menjual hasil pertanian yakni dengan menjualnya langsung ke tengkulak. Biasanya tengkulak akan datang langsung ke sawah atau tempat pertanian saat masa panen tiba. Mereka akan menawar dengan harga yang sesuai untuknya, karena memang mereka akan menjualnya lagi. Cara ini cocok dipilih jika memang hasil pertanian Kamu sangat banyak dan tidak mungkin menjajakannya sendiri.

Jika memang tidak ada tengkulak yang datang, Kamu bisa mencoba membawa hasil pertanian ke pasar terdekat. Di pasar akan ada banyak penjual yang menawar, pastikan harganya juga harus Kamu sesuaikan agar lebih cepat laku.

Atau jika memang hasil pertanian tersebut tidak terlalu banyak, maka Kamu bisa menjualnya sendiri ke tetangga, menitipkannya di toko kelontong atau peracangan, atau yang lainnya. Ini hanyalah cara alternatif, lebih gampangnya Kamu menjual hasil pertanian ke tengkulak secara langsung.

2. Menjual Melalui Komunitas

Selain menjualnya secara langsung, jika bisnis pertanianmu masih dalam skala kecil maka bisa coba bergabung dengan komunitas. Biasanya di beberapa daerah terdapat komunitas pertanian yang menjadi wadah bagi para petani. Mereka biasanya saling sharing seputar pertanian agar bisa sukses bersama. Selain itu, komunitas biasanya juga lebih mudah untuk mendapatkan bibit dan pupuk, dan juga dengan harga yang relatif terjangkau.

Tidak hanya itu saja, melalui komunitas juga akan memudahkan Kamu untuk menjual hasil pertanian. Bahkan jika hasil pertaniannya sedikit, Kamu tetap bisa mendapatkan penawaran harga yang lumayan tinggi.

3. Menjual ke Restoran atau Hotel

Alternatif lain untuk menjual hasil dari pertanian yakni dengan menawarkannya ke restoran dan hotel. Untuk cara ini Kamu harus punya hubungan dengan orang dalam agar lebih mudah diterima. Selain itu, pastikan hasil pertanian yang Kamu tawarkan berkualitas bagus, karena umumnya hotel dan restoran sangat memperhatikan kualitas dari setiap bahan masakannya.

Jika tidak memungkinkan, Kamu bisa memulainya dulu dengan menawarkan hasil pertanian ke warung-warung kecil. Usahakan jangan hanya mengkamulkan satu warung saja, kamu bisa mencari beberapa warung yang bisa menerima pasokan produk hasil pertanianmu.

4. Menjual Secara Online di Marketplace

Di jaman sekarang ini sudah banyak bidang bisnis yang beralih ke basis online. Hal ini juga bisa kamu manfaatkan untuk menjual hasil dari pertanian, salah satunya menjualnya ke marketplace. Terlebih lagi banyak orang sekarang ini yang lebih memilih untuk berbelanja secara online ketimbang harus datang langsung ke tempat penjual.

Menjual melalui marketplace juga akan mempermudah kamu mendapatkan pembeli yang berkualitas. Pasalnya lewat marketplace kamu bisa menjangkau lebih banyak calon pembeli dan peluang mendapatkan pembeli akan lebih besar.

Ada banyak sekali marketplace terpercaya yang bisa kamu jadikan tempat untuk menjual produk pertanian. Mulai dari Tokopedia, Shopee, TaniHub, LimaKilo, agromaret, dan masih banyak lagi yang lainnya. Kamu bisa mencoba satu per satu marketplace tersebut untuk mendapatkan perbandingan yang pas.

5. Menjual Lewat Media Sosial

Sama-sama berbasis online, kali ini kamu bisa mencoba menjual produk hasil pertanian ke media sosial, seperti Facebook, Instagram, dan yang lain sebagainya. Seperti yang kita tahu, hampir semua orang pasti memiliki akun media sosial pribadi. Bahkan sebagian dari mereka menghabiskan banyak waktunya berselancar di dunia maya.

Kamu bisa memanfaatkan situasi ini dengan menawarkan hasil pertanianmu lewat akun media sosial pribadi. Mempostingnya di beranda pribadi, menandai teman atau membagikannya di grub khusu pertanian merupakan langkah tepat yang harus kamu lakukan agar mendapatkan keuntungan.

Peluang Usaha Pertanian di Desa yang Menguntungkan

Berbicara bidang pertanian, ada beberapa jenis peluang usaha pertanian yang diklaim bisa memberikan keuntungan yang besar. Kamu bisa mencoba salah satu dari peluang tersebut untuk diterapkan. Berikut ini beberapa peluang usaha pertanian yang paling mudah dan cepat untung, di antaranya:

1. Usaha Cabe Merah Keriting

Sambal sudah menjadi pendamping makan yang wajib bagi sebagian besar masyarakat Indoensia. Terbukti dengan banyaknya jenis sambal yang bisa ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Apapun jenis sambalnya, yang paling tidak boleh dilewatkan adalah cabai. Dan cabai merah keriting adalah jenis cabe yang paling disukai banyak orang.

Kamu bisa mencoba memanfaatkan kondisi ini dengan mencoba usaha cabe merah keriting. Cara menanam dan perawatannya juga mudah dan tidak butuh waktu lama untuk memanennya. Selain cabe merah keriting, jenis cabe lainnya juga bisa kamu pilih untuk dijadikan usaha pertanian.

2. Bertani Porang

Sejak dulu porang sudah menjadi salah satu jenis tanaman yang punya nilai jual cukup tinggi. Hanya saja, masih jarang para petani pedesaan yang mengetahuinya. Dan di tahun ini porang semakin hits dan banyak orang yang mulai menanamnya. Kamu juga bisa mencoba untuk menanam porang untuk mendapatkan hasil yang menguntungkan.

3. Sayuran

Bisnis sayur mayur bisa dibilang tidak pernah ada matinya. Beberapa jenis sayuran bisa coba kamu tanam di sawah, seperti tomat, terong, sawi, selada, bayam, timun dan lain sebagainya.

Cara menanam sayuran terbilang mudah dan tidak butuh waktu lama kamu sudah bisa langsung memanennya. Menjualnya juga tidak sulit, bisa membawanya ke pasar atau langsung ke tengkulak.

Penutup

Itulah tadi beberapa cara menjual hasil pertanian dan beberapa jenis peluang usaha pertanian yang bisa kamu coba jalankan. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Next article: Peluang Bisnis Oleh-oleh Khas Indonesia yang Menjanjikan