Peluang Bisnis Oleh-oleh Khas Indonesia yang Menjanjikan

Oleh-oleh Khas Indonesia – Kamu yang bingung mencari bisnis apa yang cocok untuk dijalankan di desa, bisnis oleh-oleh khas daerah ini bisa kamu pilih dan jalankan. Bisnis semacam ini tidak hanya mudah dijalankan, tetapi juga bisa mendatangkan keuntungan yang berlipat. Bayangkan saja, dari bisnis oleh-oleh khas Indonesia tersebut kamu bisa dapat laba sekitar 20% bahkan 50%. Kenapa bisa? Ini karena target pasarnya sudah berbeda. Yakni wisatawan dari luar kota bahkan luar negeri.

Di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali tempat wisata yang menjadi daya tarik bagi pelancong untuk mengunjunginya. Dan sebagian besar tempat wisata tersebut berada di daerah terpencil, seperti pedesaan. Ini tentunya menjadi peluang bagus buat kamu yang memang kebetulan tinggal di desa. Berikut ini informasi seputar peluang usaha oleh-oleh khas Indonesia dan analisisnya.

Peluang Bisnis Oleh-oleh Khas Indonesia yang Menjanjikan


Peluang Bisnis Oleh-oleh Khas Indonesia yang Menjanjikan

Setiap daerah di Indonesia punya keunikan tersendiri yang membuatnya sangat ingin dikunjungi oleh wisatawan. Keunikan tersebut bisa dari alamnya, sejarahanya, atau wisata buatannya. Apalagi saat musim libur tiba, banyak orang yang lebih memilih berkunjungi ke luar kota dibandingkan eksplore wisata di kota tercintanya.

Saat para wisatawan pulang dari tempat wisata, kebanyakan dari mereka berpikir untuk membawa pulang oleh-oleh. Oleh-oleh ini sendiri bisa dari beragai jenis, entah itu pakaian, makanan khas, cemilan, karya seni, aksesoris dan yang lain sebagainya. Tidak hanya wisatawan lokal saja, para turis biasanya juga akan membeli oleh-oleh untuk dijadikan kenang-kenangan.

Inilah salah satu alasan kenapa bisnis oleh-oleh khas daerah sangat potensial untuk dijalankan. Selain itu, ada alasan lain kenapa peluang usaha di desa yakni oleh-oleh khas daerah ini cukup menjanjikan untuk dijalankan, di antaranya:

1.      Tidak butuh modal besar, bahkan kamu yang punya keahlian khusus bisa membuatnya sendiri. Ini tentunya akan menekan modal atau biaya produksinya.

2.      Profit margin yang didapat cukup besar, mulai dari 20% hingga 50% tergantung jenis oleh-oleh dan kecerdasan kamu menawarkan produk tersebut .

3.      Persaingan bisnisnya masih terbilang longgar alias cukup sedikit yang menjalankan bisnis ini.

4.      Bisa dijual lewat online untuk sebagai bentuk pengembangan pemasarannya.

5.      Tidak harus punya keahlian khusus, yang penting kamu berani dan menjalankan bisnis ini dengan penuh rasa optimis.

Hambatan dan Risiko dalam Bisnis Oleh-oleh Khas Indonesia

Selain beberapa kelebihan di atas, tentu masih ada risiko dan hambatan yang harus kamu hadapi jika memang memilih untuk menjalankan bisnis satu ini. Mengetahui risiko dan hambatannya sangat penting bagi kamu sebelum memulai bisnis tersebut. Kenapa demikian? Karena kamu bisa melakukan antisipasi sejak dini agar risiko atau kelemahan tersebut tidak benar-benar dialami. Kalaupun memang harus mengalami risiko dan hambatan, kamu jadi bisa tahu langkah tepat yang harus dilakukan.

Adapun beberapa risiko dan hambatan dari bisnis oleh-oleh khas daerah selengkapnya, sebagai berikut:

1.      Pemilihan lokasi untuk mendirikan toko oleh-oleh haruslah strategis. Misalnya saja dekat dengan tempat wisata, berada di pinggir jalan raya atau jalan utama, dan yang lain sebagainya.

2.      Harus melakukan branding secara besar-besaran jika ingin bisnismu dikenal oleh orang banyak, khususnya wisatawan.

3.      Sangat tergantung tempat atau segmen pariwisata yang ada di daerah tersebut. Jika kamu mendirikan di segmen pariwisata yang maju, tentu saja daganganmu akan laris manis. Tetapi, bagaimana jika sebaliknya? Kamu sudah tahu sendiri jawabannya, bukan?

4.      Termasuk bisnis musiman. Masih ada hubungannya dengan yang tadi, meningkatkatnya pengunjung akan membuat dagangan laris manis. Ini biasanya hanya terjadi saat musim libur atau memang karena suatu tempat wisata yang sedang hits di kalangan wisatawan.

5.      Jika menjualnya di area tempat wisata, sudah pasti saingannya bisa dibilang cukup ketat.

Untuk mengatasi semua risiko dan hambatan di atas, kamu perlu strategi jitu agar produk oleh-oleh yang kamu sediakan bisa diburu banyak orang.

Modal dan Keuntungan Bisnis Oleh-Oleh Khas Daerah di Indonesia

Salah satu hal yang paling penting dalam menjalankan sebuah bisnis yakni melakukan analisa. Kamu harus paham dengan besar modal, biaya operasional dan juga laba yang akan didapat dari bisnis tersebut. Dan untuk bisnis oleh-oleh ini, dibawah sudah dijelaskan secara rinci analisisnya.

1. Modal Investasi

Modal investasi ini terdiri dari bahan dan alat yang sifatnya digunakan dalam waktu jangka panjang, di antaranya:

·         Tempat produk / etalase kaca = Rp 1.500.000,-

·         Rak kayu / besi = Rp 700.000,-

·         Biaya lain-lain = Rp 500.000,-

·         Biaya untuk kulakan produk = Rp 10.000.000,-

Jadi, total keseluruhan untuk modal investasi ini yakni sebesar Rp 12.700.000,-.

2. Biaya Operasional per Bulan

Selain modal investasi, diperlukan juga yang namanya modal untuk biaya operasional bulanan, di antaranya:

·         Biaya sewa tempat = Rp 1.000.000,- per bulan / Rp 20.000.000,- per tahun

·         Listrik dan air PDAM = Rp 200.000,-

·         Gaji Karyawan untuk 2 orang = Rp 2.000.000,-

·         Biaya tidak terduga = Rp 200.000,-

Jadi, untuk total biaya operasional per bulan untuk menjalankan bisnis ini yakni Rp 3.400.000,-.

3. Keuntungan per Bulan

Untuk menghitung keuntungan yang didapat, kita tentukan dulu profit marginnya. Katakanlah di sini Anda mendapatkan profit margin sebesar 35% dari modal kulakan. Dan perputaran modalnya sendiri dilakukan dalam dua minggu sekali. Jadi, setiap dua minggu Anda membelanjakan lagi moda yang Rp 10 juta tadi. Jadi, untuk perhitungannya, sebagai berikut:

Rp 10.000.000,- X 35% = Rp 3.500.000-

Rp 3.500.000 X 2 = Rp 7.000.000,-

Jadi, dalam satu bulannya kamu bisa mendapatkan penghasilan kotor sebesar Rp 7.000.000,-  dengan profit margin 35% dan perputaran uang dua minggu sekali.

Sementara untuk laba bersihnya, berarti kamu harus mengurasi laba kotor tadi dengan biaya operasional bulanan atau biaya tetap, hasilnya:

Rp 7.000.000 – Rp 3.400.000 = Rp 3.600.000,-

Jadi, keuntungan bersih setiap bulan yang kamu dapat setelah dikurangi biaya operasional adalah Rp 3.600.000,-

Tips Sukses Bisnis Oleh-Oleh Khas Indonesia

Ada beberapa tips sukses yang bisa kamu terapkan untuk bisnis oleh-oleh yang kamu jalani tersebut, di antaranya:

1.      Memilih lokasi yang strategis. Ini sangat penting untuk diterapkan sebelum benar-benar menjalankan bisnis oleh-oleh khas daerah. Pastikan lokasinya dekat dengan jalan utama, dekat tempat wisata, tidak tersembunyi dan lain sebagainya.

2.      Memilih jenis produk yang tepat. Usahakan kamu hanya fokus pada satu jenis produk oleh-oleh. Misalnya oleh-oleh berupa pakaian, aksesoris, makanan khas atau yang lainnya.

3.      Melakukan branding. Malakukan branding secara besar-besaran adalah cara paling tepat untuk membuat produkmu dikenal oleh orang banyak dan akhirnya menjadi pilihan favorit bagi wisatawan yang datang.

4.      Pasarkan via online. Agar lebih banyak calon pembeli yang datang, Anda bisa menjual produk oleh-oleh khas tersebut secara online.


Penutup

Itulah tadi informasi singkat mengenai peluang bisnis oleh-oleh khas Indonesia yang sangat menjanjikan. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Next article: Peluang Usaha Jual Sayur Keliling di Pedesaan