Peluang Freelance Desain Grafis, Bisnis Modal Kecil Hasil Besar!

Freelance Desain Grafis – Kamu yang punya skill dalam bidang desain grafis, bisa memanfaatkan kemampuan tersebut dengan menjadi pekerja lepas alias freelancer. Sekarang ini sudah banyak perusahaan, instansi atau perorangan yang merambah ke dunia online. Mereka tentunya butuh konten grafis untuk mengenalkan produk atau jasa mereka di internet. Baik itu dalam bentuk website, spanduk online, animasi, konten visual dan lain sebagainya.

Menjadi freelance desain grafis bisa dibilang sangat menguntungkan, pasalnya kamu tidak memerlukan modal yang besar untuk menjalankannya. Selain itu, keuntungan yang bisa didapat sangat besar, bahkan kamu bisa langsung balik modal dalam waktu singkat. Jika memang tertarik untuk menjalankan bisnis jasa desain grafis secara lepas, kamu perlu simak ulasan di bawah ini.

Peluang Freelance Desain Grafis, Bisnis Modal Kecil Hasil Besar


Peluang Freelance Desain Grafis yang Sangat Menjanjikan

Menjalani profesi sebagai penerima jasa desain grafis bisa dibilang sangat diinginkan oleh banyak orang. Sayangnya, tidak banyak dari mereka yang mahir dalam membuat desain grafis yang profesional. Kamu yang teranyat punya skill tersebut, sudah sepatutnya bersyukur dan memanfaatkan kemampuan tersebut untuk menghasilkan cuan. 

Jasa desain grafis ini sendiri masih sangat potensial untuk dijalankan sekarang ini. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi hal tersebut, di antaranya:

1. Permintaan Pasar yang Tinggi

Salah satu alasan kenapa kamu harus membuka jasa desain grafis secara mandiri adalah karena banyak orang yang membutuhkan jasa tersebut. Kebanyakan pebisnis tidak begitu mahir soal desain grafis. Karena itulah mereka sering kali menyerahkan tugas tersebut kepada para desainer atau pelaku desain grafis.

Beberapa pekerjaan desain grafis yang sangat dibutuhkan, mulai dari pembuatan logo perusahaan, info grafis untuk promosi, banner untuk iklan, video animasi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

2. Saingan Tidak Begitu Ketat

Selain permintaan pasar yang terbilang tinggi, jasa desain grafis ini masih jarang orang yang menjalankannya. Alasannya cukup bervariasi, mulai dari kurangnya pengetahuan tentang desain grafis, sulit mendapatkan pelanggan, tidak ingin ribet, dan masalah lainnya.

Padahal jika memang ditekuni, jasa desain grafis bisa menghasilkan cuan yang besar. Apalagi jika target pasarnya kalangan atas, mereka tidak segan-segan memberikan bayaran besar untuk satu project desain grafis.

3. Modal Kecil

Menjalankan bisnis jasa desain grafis bisa dibilang hampir tidak membutuhkan modal. Yang terpenting kamu punya skill untuk membuat desain grafis yang berkualitas sesuai permintaan dari klien.

Namun, tentunya ada beberapa aset dan peralatan yang harus dipersiapkan untuk menjalankan usaha tersebut. Mulai dari perangkat PC atau laptop, software atau tool desain grafis, dan kebutuhan tambahan lainnya. Menariknya,  pekerjaan satu ini bisa kamu lakukan dari rumah, sehingga cocok dipilih bagi kamu yang mencari usaha sampingan di rumah.

4. Tidak Harus Sewa Tempat

Seperti yang dijelaskan di atas, menjadi pekerja lepas atau freelance tidak mengharuskan kamu punya tempat khusus. Kamu bisa melakukan semua pekerjaan hanya dari rumah. Yang terpenting peralatan yang dibutuhkan sudah lengkap, bisnis ini bisa langsung kamu jalankan.

Jenis-jenis Jasa Desain Grafis yang Bisa Dipilih

Freelance desain grafis juga punya beberapa macam pilihan dan bisa kamu pilih sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Jangan sampai salah pilih jenis jasa desain grafis, karena ini akan berhubungan dengan kepuasan klien saat menerima hasil desain yang kamu buat. Adapun beberapa macam jasa desain grafis yang bisa kamu pilih, di antaranya:

1. Jasa Editor

Jenis desain gratis satu ini yang paling banyak dipilih dan dijalankan. Pasalnya, selain lebih mudah dipelajari juga permintaan pasar terhadap jasa tersebut terbilang sangat tinggi. Kamu yang masih baru terjun ke dunia desain grafis, profesi editor ini bisa dipelajari pertama kali.

Beberapa pekerjaan yang sering diterima oleh para editor seperti, membuat logo, banner, background untuk spanduk, cover, dan lain sebagainya.

2. Jasa Integrated Desainer

Jenis jasa lain yang tidak kalah menarik untuk dipilih bagi kamu yang mahir desain grafis yakni integrated desainer. Jasa satu ini sangat dibutuhkan oleh banyak pihak, baik perorangan ataupun instansi. Saingannya juga masih terbilang sedikit, namun permintaan pasar cukup tinggi.

Adapun beberapa jenis pekerjaan yang bisa diterima di jasa integrated desainer di antaranya, web desainer, pembuatan game, CD interaktif, dan lain sebagainya.

3. Jasa Animator

Sesuai namanya, jasa desain grafis satu ini berhubungan erat dengan konten yang berbasis animasi. Mulai dari pembuatan iklan berbentuk animasi, film animasi, hingga pembuatan motion graphic.

4. Jasa Visualisator

Sementara untuk jasa desain grafis satu ini hubungannya dengan desain visual. Kamu pasti sering melihat desain sebuah produk yang tampak seperti asli, padahal itu hasil dari tangan-tangan desainer. Visualisator inilah yang berperan dalam pembuatan produk yang tampak real dan berbasis 3 dimensi tersebut.

5. Jasa Layouter

Layouter berarti tugas utamanya yakni membuat serta menyusun layout dari sebuah konten, baik berbentuk tulisan atau gambar. Untuk jasa layouter ini sendiri biasanya berhubungan dengan penyusunan layout majalah, koran, atau yang semacamnya.

6. Jasa Drafter

Kamu punya kemampuan untuk menjalankan tool arsitektur rumah semacam AutoCad? Jika benar, maka kamu bisa memilih jasa desain grafis satu ini. Tugas utamanya memang untuk keperluan arsitektur bangunan. Baik itu membuat randangan bangunan berbasis simetris ataupun 3D.

7. Jasa Art Director

Dan jenis jasa desain grafis yang terakhir yakni bernama art director. Untuk jasa satu ini hubungannya dengan industri perfilman atau pembuatan video. Tugas dari art director ini yakni memberikan efek visual pada sebuah film atau video.

Modal untuk Menjalankan Bisnis Jasa Desain Grafis Secara Freelance

Berbicara mengenai modal untuk freelance desain grafis, bisa dibilang tidak begitu besar. Modal awal tersebut dibutuhkan untuk menyiapkan berbagai alat dan aset dalam pembuatan desain. Untuk rinciannya sendiri, sebagai berikut:

·         Perangkat PC atau Laptop = Rp 7.000.000,- sampai Rp 15.000.000,-

·         Tool desain grafis = Rp 500.000,- sampai Rp 1.500.000,-

·         Meja dan kursi = Rp 1.500.000,-

·         Kursus atau seminar (opsional) = Rp 1.000.000,-

·         Alat pelengkap dan biaya promosi =  Rp 1.000.000,-

Gambaran modal di atas tentunya masih bisa ditekan lagi jika memungkinkan. Misalnya untuk perangkat PC atau laptop, bisa dikurangi jika kamu sebelumnya sudah memiliki perangkat tersebut. Sementara untuk tool desain grafis juga bisa ditekan jika kamu lebih memilih menggunakan tool desain cracked. 

Hambatan dalam Usaha Freelance Desain Grafis

Menjadi freelancer untuk jasa desain grafis tentu akan ada hambatan yang harus kamu lalui. Salah satunya adalah permintaan klien yang terkadang merepotkan. Desain yang sudah jadi seringkali minta direvisi karena ada yang kurang cocok. Kuncinya kamu harus sabar dan melayani klien dengan sebaik mungkin.

Selain itu, terkadang kita juga mengalami kesulitan untuk mendapatkan klien, sehingga membuat putus asa. Solusinya yakni dengan melakukan promosi di media sosial, website atau sarana lainnya. Bisa juga bergabung di forum-forum yang menampung para freelancer agar lebih mudah mendapatkan klien.

Penutup

Menjadi seorang freelancer desain grafis memang tidak mudah, namun dengan ketekunan dan kesabaran maka bisnis tersebut pasti akan membuahkan hasil yang menjanjikan. Semoga informasi di atas bermanfaat.

Next Article: Menjadi Penulis Freelancer